Memang tak lagi sakit dan perih
Namun, bekasnya masih terlihat dengan jelas
Sabtu, 01 Desember 2018
Selasa, 02 Oktober 2018
Selasa, 11 September 2018
Sabtu, 02 Juni 2018
Rindu ini sungguh menyiksa
Bagaimana tidak, jika untuk menyapapun aku tak bisa
Apa lagi untuk bertemu dan bercanda seperti dulu
Yang ku bisa hanya berdoa dan meminta
Agar dapat bertemu saat aku mulai terlelap dalam kesunyian malam
Dan aku yakin engkau telah bahagia disana
Bersama para bidadari surga
Bagaimana tidak, jika untuk menyapapun aku tak bisa
Apa lagi untuk bertemu dan bercanda seperti dulu
Yang ku bisa hanya berdoa dan meminta
Agar dapat bertemu saat aku mulai terlelap dalam kesunyian malam
Dan aku yakin engkau telah bahagia disana
Bersama para bidadari surga
Jumat, 01 Juni 2018
Kamis, 31 Mei 2018
Rabu, 30 Mei 2018
Selasa, 29 Mei 2018
Senin, 28 Mei 2018
Ada yang menanggapku gila
Saat aku tak perduli pada dunia
Ya, memang sedikit tak waras
Dan menjadikan diri semakin keras
Untuk menjaga hati yang terluka
Dari segala prasangka
Tak perlu berdiri paling atas
Hanya saja ingin berkelas
Agar tak selalu dihina
Tak pula dicela
Agar tak dianggap buruk
Tak pula busuk
Saat aku tak perduli pada dunia
Ya, memang sedikit tak waras
Dan menjadikan diri semakin keras
Untuk menjaga hati yang terluka
Dari segala prasangka
Tak perlu berdiri paling atas
Hanya saja ingin berkelas
Agar tak selalu dihina
Tak pula dicela
Agar tak dianggap buruk
Tak pula busuk
Minggu, 27 Mei 2018
Aku dianggap jahat
Tapi nyatanya mereka lebih bejat
Aku pergi
Karena mereka ingkar janji
Bukannya aku lari
Hanya saja ingin menyelamatkan diri
Aku mengalah
Bukan berarti aku telah kalah
Hanya saja tak ingin lelah
Dan lebih memilih untuk pasrah
Karena aku punya Allah
Yang akan memberi arah dan hidayah
Tapi nyatanya mereka lebih bejat
Aku pergi
Karena mereka ingkar janji
Bukannya aku lari
Hanya saja ingin menyelamatkan diri
Aku mengalah
Bukan berarti aku telah kalah
Hanya saja tak ingin lelah
Dan lebih memilih untuk pasrah
Karena aku punya Allah
Yang akan memberi arah dan hidayah
Sabtu, 26 Mei 2018
Jumat, 25 Mei 2018
Kamis, 24 Mei 2018
Rabu, 23 Mei 2018
Selasa, 22 Mei 2018
Senin, 21 Mei 2018
Aku coba menutup pintu
Pintu hati yang sudah membeku
Dan ada yang mencoba mengetuk
Mencoba untuk masuk
Namun tetap tak perduli
Layaknya seperti bisu dan tuli
Bukan karena terlalu sakit
Hanya saja sangat sulit
Bukan pula karena terlalu sayang
Hanya saja tak ingin terulang
Tapi akan ada waktunya
Saat seseorang dapat menerima apa adanya
Dan aku telah mendapatkan segalanya
Pintu hati yang sudah membeku
Dan ada yang mencoba mengetuk
Mencoba untuk masuk
Namun tetap tak perduli
Layaknya seperti bisu dan tuli
Bukan karena terlalu sakit
Hanya saja sangat sulit
Bukan pula karena terlalu sayang
Hanya saja tak ingin terulang
Tapi akan ada waktunya
Saat seseorang dapat menerima apa adanya
Dan aku telah mendapatkan segalanya
Minggu, 20 Mei 2018
Sabtu, 19 Mei 2018
Jumat, 18 Mei 2018
Malam itu beliau tampak lesu
Duduk dengan kusyu' tanpa cahaya lampu
Aku pura pura tak tahu
Ku tutup pintu dan ku matikan lampu
Beliau datang dan mengintip dibalik pintu
Berulang ulang dan melihat dengan pasti agar aku tak mengetahui
Ku dengar Isak tangis di kamar sebelah
Terdengar samar, dalam dan tertahan
Dan tanpa terasa akupun begitu
Ini bukan kali pertama
Hingga entah berapa lama, aku lupa
Duduk dengan kusyu' tanpa cahaya lampu
Aku pura pura tak tahu
Ku tutup pintu dan ku matikan lampu
Beliau datang dan mengintip dibalik pintu
Berulang ulang dan melihat dengan pasti agar aku tak mengetahui
Ku dengar Isak tangis di kamar sebelah
Terdengar samar, dalam dan tertahan
Dan tanpa terasa akupun begitu
Ini bukan kali pertama
Hingga entah berapa lama, aku lupa
Kamis, 17 Mei 2018
Antara dia dan dirinya, 2 orang pendosa tetapi lebih mulia
Mengapa ? Karena dia dan dirinya lebih menghargai wanita
Dia yang katanya akan tetap menerima
Sedangkan dirinya yang katanya akan selalu menjaga
Dia yang selalu berusaha membuat bahagia
Sedangkan dirinya yang terkadang membuat amarah menggelora
Dia dan dirinya yang sampai saat ini tetap ada dan menerima
Namun, Siapa yang akan bertahan sampai akhir, dia ataukah dirinya ?
Rabu, 16 Mei 2018
Selasa, 15 Mei 2018
Seseorang memilih diam bukan berarti lemah apalagi kalah
Hanya saja dia membiarkanmu menang dan senang
Karena dia bukan pecundang layaknya anjing rumahan
Yang hanya garang saat dikandang dan menggonggong dari kejauhan
Haha sungguh lucu peran yang kau mainkan
Lagi lagi kau mangaku pahlawan tapi nyatanya kau pecundang kawan
Hanya saja dia membiarkanmu menang dan senang
Karena dia bukan pecundang layaknya anjing rumahan
Yang hanya garang saat dikandang dan menggonggong dari kejauhan
Haha sungguh lucu peran yang kau mainkan
Lagi lagi kau mangaku pahlawan tapi nyatanya kau pecundang kawan
Senin, 14 Mei 2018
Ada segelintir orang yang berpura pura menjadi teman
Mendekati, memberi sedikit perhatian dan berbicara hati hati
Namun, dibelakang bermain peran bercerita dan mengambil bagian
Orang sepertimu datang karena penasaran, ingin tahu setiap pergerakan yang aku lakukan
Dan, kembali bermain peran, bercerita dan mengambil bagian
Begitu membosankankah hidupmu, sehingga hanya itu yang kau kerjakan
Ingin menjadi pahlawan tapi nyatanya kau pecundang kawan 😁
Mendekati, memberi sedikit perhatian dan berbicara hati hati
Namun, dibelakang bermain peran bercerita dan mengambil bagian
Orang sepertimu datang karena penasaran, ingin tahu setiap pergerakan yang aku lakukan
Dan, kembali bermain peran, bercerita dan mengambil bagian
Begitu membosankankah hidupmu, sehingga hanya itu yang kau kerjakan
Ingin menjadi pahlawan tapi nyatanya kau pecundang kawan 😁
Jumat, 11 Mei 2018
Apa aku salah jika harus pergi dan meninggalkannya ?
Dan apakah kalian akan bertahan jika kalian telah dijatuhkan dan dikhianati?
Sebagian dari mereka menganggap ku jahat dan kejam atas keputusan ini 🙂
Tapi mereka mereka itu pula tidak tahu siapa yang lebih jahat dan kejam
Aku bukan orang baik, dan aku tak seburuk yang sebagain mereka bayangkan dan fikirkan
Aku pendosa
Pendosa yang berhak untuk bahagia dan melanjutkan masa depan yang sempat tertunda
Aku tak ingin menjadi pendosa yang tak punya masa depan dan berpendidikan
Siapa yang akan tahu seorang pendosa ini akan menjadi apa nantinya
Dan apakah kalian akan bertahan jika kalian telah dijatuhkan dan dikhianati?
Sebagian dari mereka menganggap ku jahat dan kejam atas keputusan ini 🙂
Tapi mereka mereka itu pula tidak tahu siapa yang lebih jahat dan kejam
Aku bukan orang baik, dan aku tak seburuk yang sebagain mereka bayangkan dan fikirkan
Aku pendosa
Pendosa yang berhak untuk bahagia dan melanjutkan masa depan yang sempat tertunda
Aku tak ingin menjadi pendosa yang tak punya masa depan dan berpendidikan
Siapa yang akan tahu seorang pendosa ini akan menjadi apa nantinya
Selasa, 08 Mei 2018
Senin, 07 Mei 2018
Pernahkah merasa bahwa terkadang apa yang terjadi sangatlah tidak adil ?
Bertanya-tanya mengapa, dan kenapa ?
Mengapa terjadi kepadaku ?
Kenapa harus aku ?
Membandingkan kehidupan sendiri dengan orang lain
Berpikiran mereka selalu senang dan diri sendiri selalu susah
Bahkan merasa iri dan menyalahkan takdir Tuhan
Semua orang pasti mengalami hal ini
Dan, apakah sekarang kalian akan tetap seperti ini
Menyalahkan keadaan atau memperbaiki diri bahwasanya apa yang terjadi sesugguhnya berawal dari diri sendiri
Bertanya-tanya mengapa, dan kenapa ?
Mengapa terjadi kepadaku ?
Kenapa harus aku ?
Membandingkan kehidupan sendiri dengan orang lain
Berpikiran mereka selalu senang dan diri sendiri selalu susah
Bahkan merasa iri dan menyalahkan takdir Tuhan
Semua orang pasti mengalami hal ini
Dan, apakah sekarang kalian akan tetap seperti ini
Menyalahkan keadaan atau memperbaiki diri bahwasanya apa yang terjadi sesugguhnya berawal dari diri sendiri
Dan, Anjing gila kembali berulah
Menggonggong dari kejauhan, namun tak berani untuk melangkah
Berlagak seperti pahlawan, tapi pecundang
Dan pada saat itu pula, iblis menari dengan girang
Saat orang-orang bodoh telah terkontaminasi oleh bualan yang menjadi mengantar dalam tidur mereka
Kasihan, kepada siapa ??
Kepada korban ?
Kepada orang bodoh ?
Atau, kepada pemeran utama yang selalu ingin diperhatikan ?
Menggonggong dari kejauhan, namun tak berani untuk melangkah
Berlagak seperti pahlawan, tapi pecundang
Dan pada saat itu pula, iblis menari dengan girang
Saat orang-orang bodoh telah terkontaminasi oleh bualan yang menjadi mengantar dalam tidur mereka
Kasihan, kepada siapa ??
Kepada korban ?
Kepada orang bodoh ?
Atau, kepada pemeran utama yang selalu ingin diperhatikan ?
Langganan:
Postingan (Atom)